Bekerjalah Lebih Kerasby, Ellies SutrisnaJika kita pernah mendengar kalimat: menjadi kaya dengan cepat, jangan percaya. Pasti hal itu dilakukan dengan cara yang tidak jujur.Untuk menghasilkan uang, kita harus bekerja. Untuk menghasilkan banyak uang dan berhasil menduduki posisi tinggi di perusahaan, kita harus bekerja keras dan benar-benar cerdas.Ingat, bekerja keraslah dan jadilah cerdas.Michael Jordan salah satu contoh untuk menjelaskan etika kerja.Jordam, pemain basket terbaik sepanjang sejarah permainan basket. Ia tipe pemain yang berusaha lebih keras dibanding pemain yang lain. Kerika pemain lain mulai kelelahan, ia menemukan tenaga. Ketika seseorang menjadi marah, ia tetap fokus. Ketika latihan usai, ia tetap tinggal untuk berlatih beberapa kali lemparan bolaSama halnya dengan pendekatan kita untuk mencapai puncak dalam perusahaan. Jarang seorang kandidat memiliki pilihan yang jelas untuk tugas besar berikutnya di suatu perusahaan. Pilihannya tidak jelas dan sulit. Faktanya, terkadang orang yang mendapatkan promosi seringkali adalah kandidat yang paling sedikit ditolak. Melakukan lemparan terakhir dan memisahkan kita dari para pesaing.Apa pun pekerjaan kita, lakukan lebih keras lagi dan lebih lama lagi serta lakukan setiap hari.Selesaikan laporan ekstra, telponlah satu orang pelanggan lagi, ajukan satu pertanyaan lagi.Saat ini, di dalam perusahaan hanya ada garis tipis yang membedakan pemenang dengan mereka yang kalah. Sedikit upaya ekstra akan memberi kita kemenangan.Ketahui siapa yang berada di kantor sebelum dan setelah kita ada. Cobalah berkeliling di awal dan di akhir waktu kerja. Mereka yang bekerja lebih keras daripada orang lain secara konsisten mengejar kemenangan. Merekalah pesaing kita. Tapi kita harus memisahkan orang yang datang lebih pagi atau pulang lebih akhir karena terpaksa (misalnya karena belum dijemput, atau karena di tempat kosnya tidak ada AC dan teman untuk mengobrol), mereka ini tidak termasuk dalam hitungan kita.Setelah menjadi pemimpin di beberapa perusahaan, penulis sering membuat kebiasaan berkeliling pada awal dan pada akhir hari kerja untuk melihat siapa yang berusaha dengan keras daripada yang lain. Pada pagi hari penulis akan berjalan sambil membawa secangkir kopi atau teh dan melihat siapa yang sudah datang dan akan melihat apa yang sedang mereka kerjakan. Lalu, penulis mampir sebentar untuk sekedar mengucapkan selamat pagi sambil melihat berkas apa yang ada di mejanya atau tampilan apa yang ada di komputernya. Pada malam hari, penulis juga akan mampir ke tempat mereka masih berada di kantor. Sekedar melihat apakah mereka sedang mengobrol , sedang diskusi mengenai masalah pelanggan, apakah mereka menyelesaikan proposal kepada pelanggan, sedang membuat analisa keuangan, atau hanya sedang bermain game di komputer.Penulis akan mengingat nama-nama mereka yang rajin ini. Apabila ada kesempatan untuk promosi, maka penulis akan meminta file karyawan tersebut dan melihat prestasi kerjanya dan apabila memang kualifikasinya cocok, maka karyawan yang dapat dikembangkan kompetensinya. Dan pada waktunya, ia sudah siap untuk dipromosikan. Mereka adalah "bintang" penghasil uang.(Disadur dai buku "Tetap Nyaman Bekerja dengan Bos Temperamental" karya Ellies Sutrisna)
Welcome to Ellies Sutrisna"s Website
bar searchbar member Login
Sun Dec 04 2016 07:40 PM
bar newsletter
Welcome Guest Home | My Account | My Cart
bar list 1
Visitors 431507
bar total checkout
~cart_total_amount~
~cart_total_price~
footer
Copyrigth @ 2012 Ellies Sutrisna. All Rights Reserved
Jasa Pembuatan Website By IKT